Kategori Berita
Peningkatan Kapasitas
admin
22 July 2026 08:57
33 views
Bontang - Balai Taman Nasional Kutai menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Pelatihan Pemodelan Kesesuaian Habitat Satwa Liar selama tiga hari, 14–16 Juli 2026, di Aula Persada, Kantor Balai Taman Nasional Kutai. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan kawasan konservasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Sangatta, Boedi Isnaini. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pengelolaan kawasan konservasi tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan konvensional semata, melainkan harus ditopang oleh data dan kajian ilmiah yang kuat.
“Data dan kajian ilmiah menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan dan langkah pengelolaan dapat dilakukan secara lebih efektif, adaptif, dan tepat sasaran,” ujar Boedi.
Selama pelatihan, para peserta mendapat materi dari narasumber BRIN mengenai pengolahan data perjumpaan satwa, penyusunan peta persebaran satwa, hingga pemodelan kesesuaian habitat menggunakan aplikasi MaxEnt. Materi tersebut dilengkapi dengan sesi praktik pengolahan data dan analisis spasial, yang menjadi dasar bagi peserta dalam menyusun model kesesuaian habitat satwa liar secara mandiri.
Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk realisasi kerja sama antara Balai Taman Nasional Kutai dan BRIN dalam mendukung penguatan kapasitas pengelola kawasan konservasi melalui riset dan pemanfaatan teknologi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut untuk menghasilkan basis ilmiah yang mendukung pengelolaan Taman Nasional Kutai secara berkelanjutan.
Dengan meningkatnya kapasitas SDM melalui pelatihan ini, Balai Taman Nasional Kutai diharapkan mampu memperkuat perencanaan pengelolaan kawasan berbasis data dan hasil riset. Hasil analisis kesesuaian habitat yang diperoleh dari pelatihan ini nantinya dapat dijadikan acuan dalam penyusunan strategi pengelolaan, penentuan prioritas perlindungan dan restorasi habitat, serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan adaptif guna menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Taman Nasional Kutai.